Belajar Berkhidmat pada Alam dari Perusahaan Jepang
Saya berharap semakin banyak perusahaan Indonesia mau belajar dari perusahaan dan bangsa Jepang—bukan untuk meniru mentah-mentah monozukuri atau nemawashi, sebab akar budaya kita berbeda, tetapi untuk menyerap kesungguhan yang sama: bahwa alam bukan sumberdaya untuk dieksploitasi, melainkan mitra yang harus dijaga keseimbangannya, dan bahwa laba sejati adalah laba yang lahir dari keberlanjutan, bukan yang mengorbankannya.