Dari Bencana Sumatera, Kita Belajar Soal Ketangguhan Listrik
Bencana besar yang melanda Sumatera beberapa waktu lalu kembali mengingatkan kita pada satu hal yang sering dianggap sepele yaitu ketangguhan listrik.
Bencana besar yang melanda Sumatera beberapa waktu lalu kembali mengingatkan kita pada satu hal yang sering dianggap sepele yaitu ketangguhan listrik.
Indonesia perlu turut mendorong hal ini untuk mempercepat transisi energi nasional, termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt (GW) yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto.
Inisiatif guna melipatgandakan produksi biofuel hingga empat kali lipat ini akan mengancam wilayah adat dan masyarakat adat, selain memperparah potensi kebakaran hutan dan lahan gambut atas nama energi hijau.
Paviliun Indonesia disponsori oleh perusahaan batu bara seperti Adaro, Medco, Bayan serta perusahaan nikel yang beroperasi dengan PLTU captive - seperti Harita, IMIP, dan IWIP - yang memiliki catatan panjang perusakan lingkungan serta konflik dengan masyarakat lokal.
Sekretaris Eksekutif UNFCCC Simon Stiell menyatakan peralihan dari energi fosil ke energi yang lebih bersih secara adil akan membantu mengatasi krisis iklim dan menciptakan lapangan kerja.
PP ini menjadi pedoman utama arah pengembangan energi Indonesia, mulai dari sasaran penyediaan energi, kebijakan pemanfaatan sumber daya, hingga kerangka transisi dan dekarbonisasi sektor energi.