Menghirup Asap, Bernafaskan Polusi
Manusia dijajah etika antroposentrisme dalam memandang dan menempatkan diri dalam konteks alam semesta.
Manusia dijajah etika antroposentrisme dalam memandang dan menempatkan diri dalam konteks alam semesta.
WHO terakhir memperbaharui standar kualitas udara 16 tahun yang lalu yaitu pada tahun 2005.
Meningkatkan kualitas udara menjadi kunci untuk mengatasi tiga krisis yang dialami Planet Bumi.
Orang yang bekerja di industri perminyakan atau mereka yang tinggal di dekat fasilitas perminyakan berisiko lebih tinggi menderita berbagai jenis kanker.
Tahun ini saja, produksi dan pembakaran sampah plastik akan melepaskan polusi gas rumah kaca setara polusi 189 PLTU batu bara baru berkapasitas masing-masing 500 Mw.
Jika dunia tidak segera beraksi mengatasi kerusakan lingkungan ini, kita hanya akan mewariskan tumpukan masalah kesehatan pada generasi mendatang.