Menjawab Tantangan Transisi Energi Melalui ‘Blended Finance’
ASEAN membutuhkan pendanaan sebesar USD 29,4 triliun pada tahun 2050 di bawah skenario 1,5° C dengan 100% energi terbarukan.
ASEAN membutuhkan pendanaan sebesar USD 29,4 triliun pada tahun 2050 di bawah skenario 1,5° C dengan 100% energi terbarukan.
Kebijakan ini bisa membawa Indonesia satu langkah lebih dekat kepada kemandirian energi dengan penganekaragaman sumber bahan bakar nabati.
Selain BNI, ada empat bank lain yang menjadi anggota sindikasi pinjaman untuk proyek milik Adaro. Mereka adalah: Bank Mandiri (BMRI), Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Permata (BNLI).
Kajian ini berdasar pada skenario sistem energi Indonesia mencapai net zero emission di 2050, yang selaras dengan target membatasi kenaikan temperatur dibawah 1,5°C sesuai dengan Persetujuan Paris.
Putusan PTUN Bandung atas gugatan izin lingkungan PLTU Tanjung Jati Power Company mengawali era baru litigasi perubahan iklim di Indonesia.
Sektor energi terbarukan menambah 700.000 lapangan kerja baru hanya dalam waktu 12 bulan. Bagaimana di Indonesia?