Hari Keanekaragaman Hayati Dunia atau World Biodiversity Day diperingati setiap tanggal 22 Mei. Convention for Bidological Diversity (CDB) merilis daftar 22 aksi keanekaragaman hayati untuk peringatan 22 Mei yang bisa dilakukan oleh semua orang.

Mana yang cocok untukmu? Pilih satu atau lebih dan bagi aksi-aksimu di sosial media. Jangan lupa gunakan tagar #BiodiversityDay agar kampanyemu bisa terhubung dengan kampanye aktivis lain di seluruh dunia.

1. Bersihkan wilayah di sekitarmu

Secara tidak langsung: Kamu bisa mendukung Lembaga Swadaya Masyarakat (atau organisasi lainnya) yang sudah melakukan ini, baik melalui sumbangan atau membantu kampanye mereka secara daring. Gunakan bakat dan kreatifitasmu untuk membuat alat atau aplikasi yang dapat membantu membersihkan lingkungan!

Secara langsung: turun langsung untuk bersihkan lingkungan, taman, hutan, pantai, tepi sungai,
atau bahkan hanya jalan di sekitarmu(agar plastik/sampah tidak masuk dan hanyut ke sungai dikonsumsi oleh hewan liar). Jadikan lingkunganmu menjadi lingkungan yang nyaman untuk ditinggali.

Bonus: Kamu bisa mengidentifikasi keanekaragaman hayati di sekitarmu dan mengambil langkah
untuk melindungi mereka. Jangan lupa untuk melibatkan komunitas.

2. Merestorasi lingkungan yang rusak

Dari jarak jauh: Dukung proyek restorasi baik melalui donasi atau membantu kampanye mereka secara daring, tidak hanya di wilayahmu, namun juga di wilayah lain.

Secara langsung: Restorasi wilayah yang ditelantarkan/tidak terawat dengan cara menanam pohon-pohonan asli, semak atau tanaman lainnya. Ciptakan habitat bagi satwa liar di sekitar rumah, sekolah, tempat kerja, dan sebagainya.

Tingkat ahli: Hilangkan pencemaran/dekontaminasi tanah. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan mikroorganisme yang mendegradasi polutan organik dan mendetoksifikasi senyawa anorganik.

3. Ingat cukup ambil gambar bukan lainnya

Saat kamu sedang menikmati keindahan Alam, jangan pernah mengganggu atau merusaknya. Cukup dokumentasikan keindahan itu dengan foto dan bagikan untuk mendukung kampanye perlindungan keanekaragaman hayati di sosial media!

4. Bantu hewan, besar dan kecil

Dari jarak jauh: Bantu – bisa melalui donasi, kampanye atau menjadi sukarelawan – tempat perlindungan satwa liar dan pusat rehabilitasi yang memerlukan.

Secara langsung: Jika kamu melihat hewan dalam kesulitan, hubungi tempat penampungan hewan terdekat. Kamu juga dapat membantu hewan yang terdampar (mulai dari hewan besar seperti paus di pantai hingga cacing tanah yang terdampar di trotoar).

5. Mencegah penyebaran penyakit zoonosis

Pastikan sumber air di sekitarmu bersih. Singkirkan sampah/limbah dari lingkungan dan ekosistem untuk mencegah dikonsumsi dan dikontaminasi oleh hewan liar. Cegah dan hindari perambahan ke daerah yang kaya keanekaragaman hayati dan hutan belantara. Ingat untuk selalu mencuci tangan setelah kontak dengan hewan.

6. Menanam pohon, semak dan tanaman lokal 

Tindakan ini bisa mencegah dampak spesies asing invasif di lingkungan sekitarmu. Dari jarak jauh: Dukung LSM atau proyek yang memberantas spesies asing invasif (invasive alien species) baik melalui donasi maupun membantu kampanye mereka secara daring.

Secara langsung: Tanam pohon, semak, dan tanaman asli yang membantu hewan penyerbuk, perbaiki habitat dan tingkatkan sumber pangan bagi hewan-hewan di sekitarmu.

Jangan lepaskan hewan peliharaan ke alam liar dan jangan beli hewan asing sebagai peliharaan.

Tingkat ahli: Pelajari spesies asing mana yang invasif di daerahmu dan temukan cara untuk membasminya.

7. Konsumsi secara bertanggung jawab

Prioritaskan untuk membeli produk/makanan yang:

  • diproduksi (secara lokal) tanpa merusak lingkungan dan kesehatan manusia.
  • menggunakan kemasan lebih sedikit atau tidak sama sekali. Sebisa mungkin hindari makanan yang sudah diproses apalagi menggunakan bahan kimia karena makanan ini juga lebih sehat untukmu.
  • bisa dikomposkan, didaur ulang, atau digunakan kembali.

Kurangi timbulan sampah secara maksimal (ingat sampah yang dihasilkan untuk membuat produk Anda).

Langsung: Masak tanaman dan pangan varietas lokal. Coba resep baru bersama keluarga atau teman. Banyak buah-buahan lokal, sayuran dan biji-bijian tua yang dilupakan atau kurang dimanfaatkan meskipun nilai gizi maupun kualitasnya tinggi.

8. Hemat energi

Matikan lampu dan peralatanmu saat tidak digunakan. Cabut saklar untuk menghemat energi. Gunakan lebih sedikit bahan bakar fosil dan konsumsi lebih sedikit daging (terutama dari peternakan industri).

Tingkat ahli: Lengkapi rumah/kantor Anda dengan sumber energi terbarukan.

9. Berbagi kepada sesama, terutama ke mereka yang kekurangan

Barang-barangmu yang tidak terpakai bisa digunakan kembali dan membantu mereka yang paling membutuhkan.

Dari jarak jauh: Menyumbangkan uang atau barang untuk amal atau bantuan kemanusiaan organisasi di daerahmu atau di luar negeri.

Secara langsung: Berbagi dengan mereka yang kurang beruntung di komunitasmu sendiri.

10. Beli produk yang ramah keanekaragaman hayati

Pelajari skema sertifikasi produk dan makanan yang berlaku di negaramu. Atau, cari skema sertifikasi lain yang berhubungan dengan lingkungan. Jika tidak ada, pelajari tentang metode produksi/asal makanan dan produkmu sehari-hari. Pertimbangkan dampaknya terhadap keanekaragaman hayati.

Tingkat ahli: Jika tidak ada sertifikasi terkait keanekaragaman hayati di negaramu, saatnya untuk memulai! Tidak hanya akan membantu alam, sertifikasi ini juga bisa membantu menciptakan lapangan kerja.

11. Bantu sahabatmu untuk berhenti merokok

Meningkatkan kesehatan lingkungan juga bisa dilakukan dengan meningkatkan kesehatan masyarakat. Ambil “jalan pintas” yang berdampak positif langsung terhadap kesehatan seseorang.

Dukung teman atau orang yang Anda cintai untuk meningkatkan kesehatan mereka. Bisa dari jarak jauh (telepon/panggilan video) atau secara langsung jika Anda tinggal bersama mereka. Merokok adalah salah satu contohnya, atau aktivitas lain apa pun yang mendorong gaya hidup sehat.

12. Menikmati keanekaragaman hayati di perkotaan

Manjakan dirimu dengan beristirahat dari kehidupan kota yang sibuk dan luangkan waktu untuk menikmati taman atau ruang alami di lingkungan sekitarmu.

Jika tidak ada ruang alami, kamu bisa menciptakannya, misalnya dengan memasang tanaman dalam pot di jendela, menanam semak, membangun sangkar burung, sarang lebah, rumah serangga, menggali kolam, dan lain-lain. Temukan banyak ide-ide lain secara daring.

13. Dukung perusahaan yang berkomitmen terhadap standar etika lingkungan dan keanekaragaman hayati

Pelajari Protokol Nagoya, tentang Akses dan Pembagian Manfaat, dan dukung perusahaan yang berkomitmen melindungi lingkungan, keanekaragaman hayati, yang menghormati dan memajukan hak hak masyarakat adat dan masyarakat atau komunitas lokal.

14. Ubah satu kebiasaanmu yang negatif untuk mendukung keanekaragaman hayati

Apakah kamu masih suka menggunakan barang sekali pakai? Membuang puntung rokok atau sampah lainnya sembarangan? Atau benda-benda yang tidak dapat terurai di tanah lainnya? Apakah kamu menggunakan herbisida/pestisida? Makan banyak daging hasil ‘industri’? Apakah kamu selalu membeli produk terbaru saat perangkat lamamu masih bisa dipakai?

Kita semua memiliki setidaknya satu kebiasaan buruk bagi keanekaragaman hayati. Ubah kebiasaan buruk itu menjadi aksi yang positif dengan cara meningkatkan wawasanmu terkait dampak aksimu terhadap lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Tingkat ahli: Pilih pemimpin yang peduli dengan lingkungan saat ini atau pada periode berikutnya.

15. Minta perusahaan untuk menggunakan sumber daya secara bertanggung jawab

Apakah kamu suka menggunakan produk atau layanan dari perusahaan/merek tertentu, tetapi ingin memastikan produk atau layanan favoritmu tidak berbahaya bagi lingkungan?

Tanyakan pada perusahaan tersebut soal dampak lingkungan mereka dan pastikan mereka menerapkan praktik ramah lingkungan.

Tingkat ahli: Jika Anda seorang pebisnis, terlibatlah dalam berbagai kemitraan global untuk bisnis dan keanekaragaman hayati dan/atau inisiatif serupa lainnya.

16. Minimalkan sampah/limbah

Kurangi konsumsi yang tidak perlu (tanyakan pada diri sendiri “apakah aku benar-benar membutuhkan ini?”). Gunakan kembali apa yang bisa kamu gunakan (atau memberikannya pada orang lain). Jika tidak, daur ulang/kompos produk atau bagian-bagiannya untuk mengurangi sebanyak mungkin limbah yang dihasilkan.

Perhatikan juga sampah yang dihasilkan untuk membuat produk ini, termasuk jejak karbonnya. Tanam makananmu sendiri. Banyak tanaman dan tumbuhan yang mudah tumbuh. Kamu tidak hanya akan menghemat uang tapi juga bisa mengurangi jejak karbon.

Tingkat ahli: Jika dirimu adalah pebisnis/produsen/pemasok, didiklah pelangganmu terkait berbagai alternatif produk dan layanan yang lebih hijau.

17. Pelajari tentang keamanan hayati (biosafety)

Keamanan hayati terkait proses penggunaan organisme hasil modifikasi (living modified organisms/LMO) – juga dikenal sebagai organisme yang dimodifikasi secara genetik ( genetically modified organisms/GMO) secara aman.

Protokol Cartagena tentang Keamanan Hayati sudah mengatur masalah penanganan, pengangkutan dan penggunaan LMO yang dihasilkan dari bioteknologi modern yang mungkin berefek buruk pada keanekaragaman hayati, dengan mempertimbangkan juga risiko terhadap kesehatan manusia. Kunjungi Balai Kliring Keamanan Hayati (Biosafety Clearing House) untuk informasi lebih lanjut tentang potensi risiko LMO/GMO.

18. Dukung perusahaan yang ramah keanekaragaman hayati

Berinvestasilah di perusahaan yang ramah keanekaragaman hayati. Lakukan divestasi untuk perusahaan yang merusak alam (dan beri tahu mereka). Dukung petani kecil dan pertanian lokal beserta upaya mereka untuk melestarikan keanekaragaman hayati. Beli produk musiman di pasar organik lokal.

19. Dukung organisasi lingkungan

Secara daring atau luring kamu bisa mendukung LSM dan organisasi lain yang bekerja untuk melestarikan/memulihkan lingkungan. Bisa melalui sumbangan, kerja sukarela dan dengan berpartisipasi dalam kegiatan mereka.

20. Meningkatkan kesadaran keanekaragaman hayati

Pelajari tentang alam dan praktik ramah keanekaragaman hayati, dan bagikan ilmumu ke keluarga, teman, tetangga, komunitas, dll. Jadikan mereka jatuh cinta dengan alam!

Tingkat ahli: Promosikan perilaku pro-keanekaragaman hayati dengan mengakui keberagaman nilai dan, oleh karena itu, diperlukan pendekatan berbeda untuk menjangkau khalayak yang berbeda.

21. Memberdayakan masyarakat

Keputusan yang kita ambil bisa mempengaruhi orang lain. Dengarkan pendapat orang lain. Serap perspektif mereka yang memberimu wawasan dan cara pandang yang lebih baik terkait situasi dan konsekuensi potensial dari keputusan Anda.

22. Rayakan Hari Keanekaragaman Hayati

Ingat, Hari Keanekaragaman Hayati Dunia diperingati setiap tanggal 22 Mei! Berpartisipasilah dalam perayaan ini di negaramu, gelar acara untuk melibatkan orang lain. Siapapun bisa beraksi untuk keanekaragaman hayati! Untuk satu bumi!

Redaksi Hijauku.com