Kawasan pesisir merupakan kawasan ekosistem yang unik, karena merupakan tempat bertemunya ekosistem darat dan ekosistem laut. Keunikan ekosistem tersebut perlu diajarkan kepada anak-anak sedini mungkin agar mereka mengetahui dan paham untuk melakukan pelestarian ekosistem pesisir, terutama anak-anak di Kawasan Permukiman Nelayan Muara Angke, Jakarta Utara.

Program pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu bentuk tanggungjawab kami sebagai Mahasiswa Ilmu Lingkungan, Sekolah Ilmu Lingkungan di Universitas Indonesia, sebuah kewajiban agar masyarakat mampu memahami makna menjaga kelestarian lingkungan. Dr. Hayati Sari Hasibuan, ST., MT, Manajer Riset sekaligus Kepala Program Studi S2 SIL UI menegaskan bahwa, “Pendidikan lingkungan bagi anak-anak di kawasan pesisir ini penting dilakukan karena anak-anak ini nantinya yang akan meneruskan estafet kepemimpinan di negeri ini. Anak-anak yang mengerti tentang lingkungan nanti ketika menjadi pemimpin yang akan mengambil kebijakan pasti akan mengambil kebijakan yang menguntungkan manusia dan pasti tidak akan merugikan lingkungan juga.”

Aksi UI untuk Negeri, Program UI Mengajar ini telah dilakukan dari bulan September 2020 sampai bulan Januari 2020. Program ini dilaksanakan dengan mengadakan dua kegiatan utama yaitu Pelatihan pendidikan lingkungan tentang wawasan kelautan dan Pelatihan pendidikan lingkungan tentang wawasan pesisir. Kedua kegiatan utama tersebut dilaksanakan pada tanggal 7 November 2020 dan 14 November 2020. Sasaran kegiatan UI Mengajar ini adalah anak anak usia SD, metode pengajaran yang kami bawakan adalah dengan metode bermain sambil belajar. Hal tersebut bertujuan agar anak-anak tidak mudah bosan dengan materi yang disampaikan.

Peserta untuk pelatihan pendidikan lingkungan tentang wawasan kelautan berjumlah 40 anak, melebihi target yang kami inginkan yaitu hanya sekitar 15-20 anak. Sedangkan untuk pelatihan pendidikan lingkungan tentang wawasan pesisir pesertanya mencapai 30 anak. Anak-anak sangat antusias dengan pelatihan yang kami berikan, karena metode yang kami bawakan adalah dengan metode bermain sambil belajar dengan beberapa media pembelajaran yang ringan dan mudah dimengerti.

Edukasi lingkungan hidup bagi anak-anak tentang kelautan dan perikanan serta pesisir ini dilakukan karena penting memberikan pengetahuan tersebut kepada anak-anak, seperti tentang biota-biota laut, kegiatan apa yang bisa membuat dampak positif dan dampak negatif terhadap laut dan pesisir, dan apa saya yang bisa kita lakukan untuk menjaga laut. Selain itu juga kegiatan ini mempunyai tujuan agar tingkat kesadaran untuk menjaga laut dan pesisir meningkat. Hal tersebut harus dilakukan mengingat mereka hidup berdampingan dengan laut dan mayoritas kegiatan anak-anak dilakukan di laut dan pesisir.

Kegiatan yang dilakukan pada masa pandemi COVID-19 ini tetap dilakukan dengan menjalankan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Di awal kegiatan, anak-anak yang datang diberikan masker dan juga hand sanitizer, selain itu setiap akan memulai suatu kegiatan anak-anak diwajibkan untuk menggunakan hand sanitizer secara berkala.

–##–

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Syahra Ariesta Fitria Sari (Mrs.)
Sustainable Development Planning
University of Indonesia
Mobile/WA: +6281 249 834 632